Esai Bahasa Indonesia
PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA
Oleh: Cahya Dewi
Pendidikan merupakan kata yang tidak asing bagi setiap
orang, meskipun barangkali sebagian di anatara kita mengetahui tentang apa itu
pendidikan, tetapi ketika pendidikan tersebut diartikan dalam satu batasan tertentu,
maka terdapatlah bermacam-macam pengertian yang diberikan. Dalam arti sederhana
pendidikan sering diartikan sebagai usaha manusia untuk membina kepribadiannya
sesuai dengan nilai-nilai di dalam masyarakat dan kebudayaan.
Dalam perkembangannya, istilah pendidikan atau paedagogie berarti bimbingan atau pertolongan yang diberikn dengan sengaja oleh
orang dewasa agar ia menjadi dewasa. Adapun yang mengartikan pendidikan sebagai
usaha yang dijalankan seseorang atau kelompok orang lain agar menjadi dewasa
atau mencapai tingkat hidup atau penghidupan yang lebih tinggi dalam arti
mental. Kenyataannya, pengertian
pendidikan ini selalu mengalami perkembangan, meskipun secara essensial tidak
jauh berbeda.
Apa itu pendidikan bahasa
Indonesia?
Pendidikan
bahasa Indonesia adalah proses pelatihan dan pengembangan pengetahuan,
keterampilan, pemikiran, dan karakter. Pendidikan bahasa Indonesia juga fokus
terhadap siswa atau mahasiswa yang belajar bahasa Indonesia. Dalam kaitan ini dapat
dikatakan bahwa pengajaran bahasa Indonesia menjadi ranah guru bahasa
Indonesia, dan pendidikan bahasa Indonesia juga menjadi ranah semua profesi
atau lintas bidang.
Dengan kata lain apa yang disebut dengan
“kompetensi berbahasa” berbeda dengan “kompetensi linguistik”. Kompetensi
berbahasa Indonesia menjadi tanggung jawab semua elemen masyarakat terutama
masyarakat akademis sementara kompetensi linguistik merupakan tanggung jawab
guru bahasa Indonesia. Dengan kata lain pendidikan bahasa Indonesia harus dapat
mempromosikan perubahan pada setiapa diri siswa dalam semua bidang melalui
pembelajaran bahasa Indonesia. Berdasarkan hal itu maka pendidikan bahasa
Indonesia paling dekat dengan pendidikan karakter dibanding dengan pengajaran
bahasa Indonesia. Tujuan pendidikan bahasa Indonesia adalah agar siswa memiliki
kompetensi bahasa Indoneisa dan terwujudnya pembelajaran bahasa Indonesia.
Kondisi
nyata yang kita hadapi sekarang tentunya berkaitan dengan pendidikan bahasa
Indonesia atau pembelajaran bahasa Indonesia di kalangan pelajar dan masyarakat
Indonesia pada umumnya adalah (a) tidak tumbuhnya sikap positip terhadap bahasa
Indonesia, (b) belum ditemukannya strategi pembelajaran bahasa Indonesia yang
baik, (c) kurangnya usaha-usaha terutama yang bersifat individual untuk
memahiri bahasa Indonesia, (d) belum tumbuhnya kepercayaan diri dengan bahasa
Indonesia, dan (e) sikap merasa tidak perlu mempelajari bahasa Indonesia.
Kondisi-kondisi
seperti yang dikemukakan di atas semakin menguat dengan kehadiran telepon
selular. Komunikasi lisan yang nonstandar yang telah merajalela di
tengah-tengah masyarakat semakin menguat dengan praktik ber-SMS. Praktik keseharian
itu menyebabkan kebanyakan pengguna bahasa Indonesia tidak teliti berbahasa.
Dunia akademis yang menuntut penggunaan bahasa tulis yang tertib dan bersistem
mengalami kesulitan yang mengkibatkan kurang berkembangnya pengetahuan dan
pemikiran yang tertib dan bernalar.
Sebagai
upaya agar terwujudnya pembelajaran bahasa Indonesia yaitu sebagai warga negara
Indonesia harus bangga dengan bahasa Indonesia, sejatinya orang Indonesia tidak
boleh merasa asing dengan bahasa sendiri walaupun perkembangan teknologi sedang
gencar di negri ini, selain itu harus tetap berdiri kokoh dengan menggunakan
bahasa Indonesia, sebagai bahasa pemersatu bangsa.
Mengapa
pentingnya pemahaman bahasa Indonesia?
Bahasa
merupakan bagian dari kehidupan masyarakat penuturnya. Bagi masyarakat
Indonesia, bahasa Indonesia mempunyai kedudukan dan fungsi di dalam kehidupan
masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia. Bahasa Indonesia merupakan pemersatu
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dapat dikaji berdasarkan rentetan
sejarah perkembangan bahasa Indonesia. Dalam keputusan Seminar Politik Bahasa
Nasional 1999 juga dinyatakan bahwa sebagai bahasa nasional, bahasa berfungsi
sebagai (1) lambang kebanggaan nasional, (2) lambang identitas nasional, (3)
alat pemersatu berbagai-bagai masyarakat yang berbeda-beda latar belakang
sosial budaya dan bahasanya, serta (4) alat perhubungan antarbudaya dan
antardaerah.
Pendidikan bahasa
Indonesia berperan membetuk karakter dan kepribadian Indonesia melalui
penggunaan bahasa Indonesia seperti berbicara, mendengar, membaca dan menulis
dengan menggunakan bahasa Indonesia yang benar. Kepribadian Indonesia banyak
diilhami oleh sastra Indonesia sebagai sumber inspirasi bagi terwujudnya
bangsa, bahasa dan tanah air Indonesia, oleh karena itu membaca sastra
Indonesia hingga melek sastra diyakini dapat memperkuat identitas dan
kepribadian Indonesia.
Komentar
Posting Komentar